Beranda > Uncategorized > GANG DOLLY DITUTUP… SETUJU ATAU TIDAK.?

GANG DOLLY DITUTUP… SETUJU ATAU TIDAK.?

GANG DOLLY DITUTUP… SETUJU ATAU TIDAK.?

____________________________________________

Ketika Moderator membuka diskusi Kopi.com dengan bacaan Basmalah, dilanjutkan dengan aksi Fasilitator menjabarkan sedikit tentang Dolly..

GANG DOLLY adalah nama sebuah kawasan Lokalisasi Pelacuran yang beralamat didaerah Jarak, Pasar Kembang, Kota Surabaya, Jawa Timur, Indonesia. Dikawasan lokalisasi ini, wanita penghibur ”Dipajang” didalam ruangan berdinding kaca mirip etelasi.

Sedangkan Sejarah Dolly Gang Dolly Surabaya ini sudah ada sejak Jaman Belanda dan dikelola oleh perempuan keturunan Belanda yang dikenal dengan Nama Tante Dolly. Pengelola yang sudah ada dari Jaman kolonialisme Belanda ini menjalankan Bisnisnya bukan untuk orang Belanda semata, namun pria pribumi yang memiliki uang banyak dengan profisi sebagai pejabat pemerintahan atau saudagar juga ikut berpartisifasi.

Setelah menjabarkan panjang lebar keluarlah sebuah pertanyaan menanggapi HOT GOSIP yang lagi asyik diperbincangkan ”GANG DOLLY ditutup.. Setuju atau Tidak.?”

tak terhelakkan lagi peserta Diskusipun menjadi 2 kubu:

Kubu Pertama yaitu Kubu yang menyetujui kalo Dolly ditutup:

Dimulai dari statemen mbah Ambon, dengan nada santainya mengatakan ”Saya setuju kalau Dolly ditutup tapi dengan syarat harus ada Pelatihan kepada PSK”

Kata Kang Deden dengan tegas melanjutkan”saya sangat setuju kalo Dolly ditutup, karna Surabaya sudah panas, ditambah lagi Kerjaan orang-orang di Dolly, maka surabaya semakin Panas”.(fasilitator tersenyum kebingungan..hee)

Diteruskan oleh Mas Didik H ”karna kita Orang Islam,dan dalam Gender pun menjelaskan kalo Derajat wanita harus tinggi…jadi Dolly harus ditutup, dan dibuatkan tempat penampungan bagi PSK”.

Tak kalah semangat, Sahabat Agung pun mengakhiri ”Oke Dolly ditutup, tapi lapangan kerja harus ada buat mereka”.. (Lagi-lagi disetujui bersyarat..hee)

Sedangkan di kubu yang menolak..

Diawali oleh Auda, ”Dolly itu Legal, seharusnya Pemerintah melindungi. kalo Dolly ditutup, para PSK mau kerja dimana.??”

Sabat Eka melanjutkan, ”kalo Dolly ditutup, ntr PSKnya pulang kampung. Tunas Prositusi akan bertumbuhan..mati satu tumbuh seribu (ckk..ckk..seluruh peserta diskusi tertawa) terus HIV AIDS akan meraja lela, karna tak ada lagi kontrol dari pemerintah”

sahabat Arif sebagai anggota baru pun tak mau kalah dengan Senior ” kalo Dolly ditutup, maka banyak hal yang akan terjadi: 1. Aset Surabaya akan hilang, karna Dolly punya daya tarik tersendiri bagi wisatawan 2. Banyak kriminalitas yang akan terjadi, salah satunya Pemerkosaan 3. Hancurnya sistem pengalokasian PSK yang sudah tertata rapi, sebab Gang Dolly kan Lokalisasi yang terOrganisir”(hee..hee..peserta kembali tertawa)

……***…..

Detik terus berjalan menuju Menit, Menitpun mulai menjelma menjadi Jam.. Tak terasa jarum panjang menyetubuhi Jarum pendek.. Tepat jam 00:00.

Akhirnya sebagai warga PMII yang Tranformatif.. Seluruh pesertapun sepakat menyimpulkan dan memberikan Solusi. kalau Gang Dolly mau ditutup harus memenuh syarat sebagai berikut:

1. Harus ada Pemberdayaan dan Advokasi oleh Pemerintah terhadap PSK, mungkin dengan mengadakan Pelatihan dan Kajian-kajian keAgamaan.

2. Tempat Penampungan dan Lapangan Kerja harus disediakan.

3. Penutupan Bertahap

4. PSK wajib Lapor, maksudnya para PSK harus rutin memeriksa kesehatan mereka (Karantina)

5. Fungsikan dan Optimalkan Pendidikan (agama dan non agama) supaya kader PSK selanjutnya bisa berfikir menuju lebih baik dan Generasi PSK bisa terputuskan.

___***___

Sebelum Diskusi diakhiri.. Mungkin ada Tambahan oleh Pak Agus M. Herlambang S.S.. sahut fasilitator

”Iya., Terima Kasih. Diskusi malam ini sangat bagus, tapi sahabat-sahabat semua tidak menyinggung keranah Politik, saya coba melihat dari Sudut pandang Politik. Seperti apa yang pernah kita dengar dari statement salah satu Pejabat Jawa Timur ” Dolly akan bisa ditutup dalam jangka waktu 3 tahun”. Nah, 3 tahun lagi akan ada pemilu..kalo kita menganalisanya kita akan tahu apakah itu tanggapan yang serius atau hanya kampanye dia saja.

Terus sahabat juga tak mengaitkan Teori Causalitas. Jadi seperti ini, kita akan tahu apakah Dolly itu adalah penyebab orang menjadi jahat ataukah sebaliknya, Dolly itu akibat dari orang-orang Jahat”

Yaa,, Mungkin itu saja fasilitator.

Terima kasih ”Berhubung waktu sudah malam..saya serahkan keModerator” Lanjut Fasilitator.

Karna sudah malam, dan kesimpulan sudah ada, mari kita tutup dengan Bacaan Hamdallah.. Tanggap Moderator

___***___

Mungkin ini semua hanya Sekilas Gambaran bagaimana Diskusi Kopi.com tadi malam Mohon tanggapannya dan Meluruskan apa yang masih keliru.. Karna kami sangat mengharapkan bimbingan dari Sahabat semua. ________________________________________________

* Kopi.com adalah Forum Diskusi warga PMII KOM. UMAR TAMIM ”UNIPDU” JOMBANG yang membahas materi-materi MAPABA (kePMIIan, Aswaja, NDP, PKT, Gender). Diskusi ini dilaksanakan setiap hari Senin jam 20.00. Bertempat di KOM. UMAR TAMIM ”UNIPDU” JOMBANG

Kategori:Uncategorized
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: